Archive for Desember 2010

nasehat Imam Al-Ghozali

by 0


Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya, pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.

Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah masa lalu. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "Nafsu" (Al A'Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?".Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata Iimam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "memegang AMANAH" (Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?".Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan sholat, gara-gara meeting kita tinggalkan sholat. Lantas pertanyaan ke enam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang... Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukaiperasaan saudaranya sendiri.

virus merah jambu

by 0

Waspada terhadap munculnya Virus Baru.. Virus Merah Jambu..sering diidentikkan dengan rasa "aneh" yang hinggapi hati-hati yang lalai, lalai dari mengingat Allah, lalai beribadah, lalai pada keinginan, hasrat tuk raih Syahid.. dan lalai terhadap tujuan akhir yang akan ditempuh.. dan tanpa disadari, bisa menggeroti file-file rasa ikhlas dalam dada, merusakkan imun amal, membuat pipi bersemu merah, angan pun melayang tak tentu arah, lalu mengacaukan sistem pertahanan hard disk Iman ......

Baca selengkapnya »

foto bertiga, bisa kualat ????

by 0

foto bertiga bisa kualat?
kepercayaan ini berkembang luas di berbagai daerah, baik dijawa maupun bali. Padahal kalau diselidiki lebih jauh, ternyata sumber dari larangan ini berasal dari kepercayaan non islam yg mengeramatkan angka tiga. Seperti kepercayaan tentang kahyangan tiga, padma tiga, termasuk sanggah kemulan yg juga ber-rong tiga
sebagai angka keramat, angka tiga biasanya digunakan untuk urusan sakral, kendati tiga adalah angka mukjizat, ajaib, tapi jika dihubungkan ke manusia, biasanya angka tiga malah dipandang berakibat buruk karena memada-mada angka yg suci untuk tuhan. Misalnya,dilarang matatah bertiga (ganjil), dan berfoto bertiga,
dalam pandangan islam, tentu tidak ada hubungan antara foto bertiga dng kematian siapapun boleh saja foto bersama dng orang lain tanpa harus menghindari jumlah tiga.Tanpa harus takut mendapat bencana .Tapi jangan coba2 foto dng mengumbar aurat karena dilarang agama,
terlebih bila kepercayan ini secara nyata berdasarkan pada kyakinan yg brsmber dari agama non islam, atau sekedar warisan nenek moyang. Maka sudah sewajarnya bila kita menyikapi dng lebih keras. Bahkan menolakx mentah2. Sehingga kita tidak termasuk dalm golomgan org yg tercantum dalam firman ALLAH, Dan apabila dikatakan kepada mereka. "ikutilah apa yg telah diturunkan ALLAH," mereka menjawab, "(tidak),tetapi kami hanya mengikuti apa yg tlh kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami." (apakah mereka akan mengikuti mereka juga),walaupun nenek moyang itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?"(QS.al-Baqarah:170)
nah,bila kebetulan teman kita ada yg pernah foto bertiga. Lalu tak lama kemudian ada yg meninggagl. Bukan berarti itu karena kutukan. Tapi karena memang kontraknya didunia sudah habis. Alias sudah tiba ajalnya. Karena itu jng kotori aqidah kita dari hal2 yg berbau katanya. Bisa gawat. Dan tetap waspada terhadap segala hal yg bersumber katanya.

JAULAH (keliling)

by 1


Jaulah adalah tulang punggung dakwah, dan dakwah adalah tulang punggung agama. Sesuatu tanpa tulang punggung tak akan bisa berdiri tegak. Dakwah adalah semua amal jaulah, sebagaimana shalat gerakannya berbeda-beda. Mulai dari jaulah umumi , khususi, usuli, ta’limi, dan tasykili . Apabila jaulah diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala maka do’a -do’a pun akan diterima. Jika do’a diterima maka hidayah akan tersebar . Sejauh mana menyempurnakan jaulah, maka sejauh itu pula Allah Subhanahu wa ta’ala akan memberikan hidayah.

Jaulah dilakukan oleh seluruh Anbiya ‘Alaihis salam . Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam sendiri sering berjaulah di kota. Thaif, pada musim haji di Mina dan di mana saja kota Makkah. Kadangkala beliau sendiri bersama Abu Bakar Rahiyallahu’anhu Zaid bin Harits atau bersama dengan Abbas Radhiyallahu’anhu padahal pada saat itu Abbas Radhiyallahu’anhu belum memeluk Islam. Di dalam Surat YaSiin diberitahukan tiga orang yang berjaulah , Al Qur’an juga menceritakan bagaimana Musa dan Harun ‘Alaihis Salam berjaulah.

Jaulah adalah....

Baca selengkapnya »